Membuat ketrampilan dari piring kertas untuk dijadikan gajah

Selasa kemarin KB Pondok Samudera kedatangan guru tamu lho..

Ibu Indah Yanti Kusumawati namanya 😊

Beliau isteri dari bapak direktur di perusahaan ayah dan ibu kami bekerja,

Kali ini bu indah menceritakan dan mengenalkan hewan2 yang ada di hutan…

Setelah itu bu indah memberi kami hadiah setiker2 lucu kepada siapa saja yang bisa menjawab pertanyaan bu indah..

Alhamdulillah semua mendapatkan stiker, karena kami semua bisa menjawab pertanyaan dengan baik…

Walaupun harus di bantu menjawab oleh orang tua kami 🀭🀭

Terimakasih ibu indah atas kedatangannya dan hadiah stikernya πŸ™‚

Selain itu kita juga membuat ketrampilan dari piring kertas untuk dijadikan gajah.

Pokoknya lucu banget deh gajahnya 🐘

 

Ini dia bahan2 yang diperlukan untuk membuat gajah:

Piring kertas,kertas karton berwarna, kertas hvs,spidol,lem

Cara membuat:

Gunting kertas karton menyerupai kuping dan belalai,Gunting kertas hvs berbentuk lingkaran kecil lalu lukis dengan spidol berbentuk menyerupai mata lalau tempel semua kertas2 yang sudah berbentuk telinga,belalai dan mata di piring kertas.

Taraaaa jadi deh 😍😍

Selamat mencoba ya 😊

Outing class ke pantai kampung perahu

Kegiatan Hari ini jumat 16 maret 2018
Anak2 KB Pondok Samudra adalah outing class ke pantai kampung perahu.
Rasa bahagia terpancar dari exspresi anak2.
Para orang tua tak kalah bahagianya mengikuti permainan anak2.

Ada beberapa acara seru yang di ikuti anak2,diantaranya adalah menangkap ikan dengan tangan dan jaring, bermain pasir juga bermain air laut.

Kegiatan ini berfungsi untuk mengenalkan alam ciptaan Tuhan,mengenal tempat rekreasi,melatih motorik kasar dan halus anak,melatih konsentrasi anak serta melatih kognitif anak.

Menurut pakar psikologi Yulkhaidir,M.Psi menyampaikan bahwa bermain pasir memiliki segudang manfaat bagi anak usia dini. Dengan bermain pasir anak dapat melatih kemempuan kognitifnya dalam mengenal struktur benda (kasar, halus, banyak, sedikit), melatih motorik halus anak, dan melatih imajinasi anak dalam berekperimen. ketika anak memasukkan pasir ke dalam botol anak berlatih dalam memecahkan masalah sederhana, memperkirakan dan membedakan isi benda, melatih konsentrasi anak.

Sedangkan kegiatan menangkap ikan menurut Pengurus Pusat Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidik an Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Anna Anggraeni (2016) mengatakan, kesenangan anak bermain air, bisa melatih kecerdasan, salah satunya adalah menangkap ikan hidup di dalam kolam.

Berbagai manfaat bisa didapatkan oleh anak saat menangkap ikan, dimana kecerdasan anak akan bertambah, selain melatih motorik dan sensoriknya.

Menangkap ikan dalam kolam/wadah, anak akan merasakan sensasi dinginnya air, di tambah saat melihat ikan bergerak di sekelilingnya.
Ketika melihat ikan, anak akan berusaha menangkapnya, disitu motorik dan sensorik anak akan terlatih.

Motorik dan sensorik anak, akan terasah ketika menangkap ikan di dalam kolam/wadah. Dimana, ikan hidup akan sulit ditangkap, sehingga anak akan berusaha segesit mungkin supaya hewan buruannya bisa tertangkap. Sehinga, anak akan memasang strategi untuk bisa menangkap ikan.

Nah..
Setelah acara selesai kita tutup dengan minum es degan bersama2 sambil menikmati semilir angin laut yang sepoi2 lalu pulang kerumah masing2 😊

Membuat Octopus (Gurita) dari paper cup & gurita sosis spageti

Kemarin KB Pondok Samudra bertempat di rumah Ammar,

Tema minggu ini masih binatang laut, dan hari ini kita membuat Octopus (Gurita) dari paper cup & gurita sosis spageti.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk
1. Melatih motorik halus.
Menggerak-gerakkan gunting, mengikuti alur guntingan kertas merupakan kegiatan yang efektif untuk mengasah kemampuan motorik halus anak. Begitu juga dengan kegiatan menempel. Membuka perekat lalu menempelkan ditempat yang sudah ditentukan membuat jari jemari anak jadi lebih terlatih.
2. Melatih koordinasi tangan-mata, dan konsentrasi.
Semua ini bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan otak yang lebih maksimal mengingat di usia ini merupakan masa pertumbuhan otak yang sangat pesat.
3.Meningkatkan kepercayaan diri.
Ketika anak berhasil menggunting dan menempel, dia akan melihat hasilnya. Hal ini merupakan suatu reward positif yang akan meningkatkan kepercaya dirinya untuk melakukan kegiatan itu kembali.
4. Lancar menulis.
Gerakan-gerakan halus yang dilakukan saat latihan menggunting dan menempel kelak akan membantu anak lebih mudah belajar menulis. Anak-anak SD yang sangat kaku memegang pensil dan yang tulisannya tidak beraturan, bisa jadi akibat kemampuan motorik halusnya tidak dilatih dengan baik sewaktu kecil.
5. Ungkapan ekspresi.
Menggunting dan menempel dapat menjadi sarana untuk mengungkapkan ekspresi dan kreativitas anak.
6. Mengasah kognitif.
Koordinasi mata dan tangan pada kegiatan menggunting dan menempel akan menstimulus kerja otak sehingga kemampuan kognitif anak pun akan makin terasah.
(Dra.Sandra Talogo Psi,Msi )

Bahan&Cara membuat

*Gurita Paper Cup.
Bahan yang diperlukan:
Paper Cup,Gunting,Origami,Lem.

Cara membuatnya:
Paper cup di gepengkan,lalu gunting kertas origami membentuk mata,mulut dan kaki lalu lem dan tempel. Jadi deh 😊

*Gurita sosis spageti
Bahan yang di perlukan :
Sosis,spageti,air untuk merebus

Cara membuat:
Sosis dipotong2 lalu ditusuk2 spaget, lalu direbus tunggu matang, jadi deh dan siap disantap bersama anak2 😊