Wonoland Wonosobo

Mengunjungi tempat wisata baru di Wonosobo, tidak sengaja di Instagram ayah menemukan ada tempat wisata baru di Wonosobo yang baru dibuka beberapa bulan yang lalu. Namanya WONOLAND, lokasinya sekitar 7 km dari alun-alun Wonosobo ke arah Dieng… tepatnya di Jl. Lkr. Utara, Binangun, Sojopuro, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Paling enak ya setelah dari Dieng kita mampir kesini. Tempatnya sangat cocok untuk anak2, karena banyak sekali mainan2 di play groundnya dan ada juga kandang kelinci dan kambing dimana anak2 diperbolehkan masuk untuk memberikan makan, serta banyak bunga2 yang makin mempercantik tempat ini. Pengunjung juga bisa meminjam topi sawah (caping) selama di lokasi untuk tambahan asesoris berselfie ria, hehehe.

Tempat ini memang dirancang untuk wisata keluarga terutama untuk anak2 dan menyediakan banyak spot selfie yang memang lagi ngehits di jaman now ini. Aneka warna bunga membuat lebih indah untuk latar berfoto bersama maupun sendiri. Bermain bersama kelinci dan kambing juga memberikan anak2 betah di dalamnya dengan ukuran kandang yang cukup luas. Saat saya kesini memang belum 100% jadi untuk keseluruhan fasilitas wisatanya, pasti kalua sudah 100% akan makin keren nee buat wisata fotografi… he2. Yuk yang belum bisa dicoba tempat wisata baru ini…

Dieng Plateu – Candi Arjuna dan Telaga Warna

Tanggal 29 Juni 2018, pagi-pagi kami check-out dari hotel untuk menuju ke Dieng. Jam 7.30 pagi kami berangkat dari Wonosobo kota dan langsung ke lokasi wisata pertama yaitu ke Candi Arjuna. Jaraknya sekitar 29 km dengan kondisi jalan yang menanjak dan berkelok. Jam 9.00 kami sampai di Candi Arjuna, tetap hati2 di perjalanan karena kita akan menemui beberapa pasar yang cukup ramai dan juga adanya bus angkutan umum yang sesekali berhenti menaikan/ menurunkan penumpang sehingga membuat laju kendaraan terhenti karena memang jalannya ga begitu lebar. Selama di perjalanan  suhu udara sangat dingin, segar dan bersih. Ditambah pemandangan pegunungan dan pedesaannya sangat menakjubkan.

Sesampainya di Candi Arjuna, kami melihat suasana yang bersih, hijau dan sejuk…Sebenarnya bukan candinya yang menarik kami untuk ke sana, tetapi rumputnya yang sangat bagus untuk bermain dan bersantai. Di sekitar candi memang terbentang tanah datar dengan rumput hijau yang menambah tempat tersebut semakin bagus dan nyaman untuk dikunjungi. Untuk masuk ke kawasan Candi Arjuna tidak dikenai biaya tiket masuk alias gratis, he2. Selain itu tersedia juga kain sarung candi yang bias dipinjam oleh pengunjung dan tentunya juga gratis… di kawasan candi arjuna ini ternyata sudah masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara lhoh, sudah bukan Wonosobo. Disini sangat cocok untuk liburan keluarga terutama untuk anak2, selain bias berlarian kesana kemari, ada juga wahana naik kuda untuk anak dan dewasa, tetapi balita belum bisa ya…

Selain candi, kita bisa menikmati pegunungan dieng dan tanaman2 yang ada disekitar area candi. Tidak perlu khawatir untuk masalah jajanan dan oleh2, di parkiran kendaraan sudah berjajar penjual oleh2 dan cemilan seperti kentang goring dan aneka gorengan… harganya terjangkau dech pokoknya… tersedia juga Toilet yang bersih dan dikelola dengan baik. Kemudian bagi yang muslim, karena Candi Arjuna ini terletak di area perkampungan padat, maka terdapat Masjid besar yang bisa digunakan untuk beribadah sholat. Jangan tanya airnya seperti apa, dingin brrrrrr kayak air es… he2 Kata ayah yang Sholat Jumat di Masjid tersebut, pas masuk area wudhu dan nyentuh airnya itu dingin bnaget kayak es, sampe gemetaran ngerasain dinginnya air dan udaranya… padahal siang hari dan sinar matahari terik lho… Masjidnya besar, tanpa AC dan tanpa fentilasi tapi ya tetep saja dingin di dalam Masjid, padahal jamaahnya penuh…

Dari Candi Arjuna, hanya beberapa ratus meter, kami mengunjungi Telaga Warna. Telaga Warna ini berada di area beberapa tempat wisata. Di pintu pertama kita dikenakan biaya tiket Rp 10,000 per orang. Kemudian menuju ke tempat wisata yang diinginkan dan masih harus membayar tiket masuk lagi. Kami memutuskan untuk masuk ke Telaga Warna saja dan dikenakan tiket masuk lagi Rp 10,000 per orang. Disini kita bisa melihat danau yang dikelilingi bukit dan airnya tampak hijau, bau belerang pun cukup menyengat, makanya di luar sudah banyak para penjual masker. Menurut saya lokasinya tidaklah terlalu luas dan masih belum semua area terkelola dengan baik, terutama di bagian ujungnya. Tetapi untuk di bagian depan setelah pintu masuk sudah cukup bagus.

Jalan – jalan ke Wonosobo

Tanggal 28 – 30 Juni 2018 saya dan keluarga jalan-jalan mengunjungi Wonosobo dan Temanggung. Ada beberapa tempat wisata yang ingin kami kunjungi yaitu Candi Arjuna di dataran Tinggi Dieng dan lembah Posong di Temanggung yang mana kita bias menikmati keindahan alam Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.

Kami berangkat hari Kamis jam 12:30 dari Solo dan langsung menuju pusat kota Wonosobo. Rute perjalanan yang kami lewati adalah Solo – Boyolali – Salatiga – Ambarawa – Magelang – Temanggung – Wonosobo. Sampai di perbatasan mau masuk Magelang perjalanan masih aman lancar sampai masuk ke Temanggung. Jam 15:30 kami memasuki Temanggung, nah disini kami tersesat di tengah kota,, he2. Dengan berbekal google map dari mulai masuk ke Temanggung, kami malah dibawa muter2 samapai keluar kota ke arah Kledu. Akhirnya kami putar balik lagi ke tengah kota dengan perlahan dan akhirnya ketemu juga jalur terdekat menuju ke Wonosobo. Dan karena ada perbaikan jalan maka perjalanan agak terhambat macet, serta jam sore kondisi jalan juga sangat padat untuk keluar dari Temanggung. Jam 17:00 kami sampai di daerah Kledung yang tidak jauh lagi masuk ke Wonosobo. Jam baru menunjukkan angka 5 sore, tapi susananya sudah gelap karena kabut,,, yah kira2 sudah seperti jam 6 begitulah…

Akhirnya jam 17:45 kami sampai juga di alun-alun Wonosobo. Jalanan di Wonosobo kota sangat padat layaknya kota besar, mungkin sangking banyaknya wisatawan kali ya… he2. Sempat foto2 sebentar, kami lanjutkan dengan makan Mie Ongklok khas daerah sana yang ada di trotoar sepanjang alun-alun. Mie Ongklok ini adalah mie yang dicampur dengan kubis dan irisan tahu bacem, kemudian disiram kuah kental dan ditambahkan sate sapi. Untuk rasa bias pesan pedas atau biasa. Pokoknya enak dan mengenyangkan…. Xixixi

Dari alun-alun Wonosobo, kami langsung menuju Hotel untuk beristirahat sebelum besok paginya menuju ke dataran tinggi Dieng. Ayah sudah booking kamar di The Cabin Tanjung Hotel, hotel bintang 2 dengan harga ekonomis namun fasilitasnya cukup nyaman. Tidak banyak hotel berbintang 2 ke atas, dan mayoritas merupakan hotel yang sudah lama beroperasi. Ayah memilih hotel ini selain murah meriah, karena hotel ini juga baru sehingga pastinya bersih, modern dan kekinian… lagi2 ayah menggunakan agoda.com untuk memesan kamar di hotel ini, kami cukup nyaman menggunakan agoda.com karena harganya pasti lebih murah dibandingkan dengan yang lain. Untuk lebih detailnya tentang gambaran dan lokasi hotel ini, bias langsung kunjungi website-nya ya di thecabinhoteljogja.com Penasaran ingin tahu kondisi kamar hotelnya, berikut ya saya share foto-fotonya untuk referensi…